Nikotin dan tar merupakan bagian dari kandungan rokok. Nikotin bekerja secara sentral di otak dengan mempengaruhi neuron dopaminergik. Dengan menempelnya nikotin pada reseptor alfa-4 beta-2 di presinaps akan mempengaruhi neuron dopaminergik untuk mengeluarkan dopamin dalam jumlah yang besar ke dalam celah sinaps untuk selanjutnya menempel pada reseptor dopamin di neuron pasca sinaps. Nikotin yang berikatan dengan reseptor inilah yang menimbulkan rasa nikmat dan nyaman sesaat.
Pada saat orang tersebut tidak merokok menyebabkan kadar dopamin di sentral otak berkurang sehingga mengakibatkan berkurangnya rasa nikmat. Dengan demikian menimbulkan keinginan bagi orang tersebut untuk merokok kembali.
Salah satu obat anti merokok adalah Champix (bupropion), yang bekerja secara partial agonist pada reseptor alfa-4 beta-2. Ikatan pada reseptor tersebut tidak secara total, sehingga menyebabkan dopamin yang dilepaskan oleh neuron dopaminergik tersebut tidak dalam jumlah yang banyak.


Leave a comment