Gambar di atas menunjukkan adanya spektrum antara heteroseksual murni (baik pada laki-laki maupun pada perempuan) dan homoseksual murni (baik pada laki-laki maupun pada perempuan). Bagian tengahnya adalah bertingkat dari yang paling ringan sampai yang paling berat. Hal ini diperkenalkan pertamakali oleh Kinsey (secara keseluruhan ada 7 derajat).
Untuk memperdalam pemahaman kita mengenai istilah psikiatri ini, silakan perhatikan contoh berikut ini! Misalkan ada seorang laki-laki dengan ciri-ciri biologis laki-laki. (1) Bila laki-laki biologis ini mempunyai identitas seksual, identitas gender, orientasi seksual dan perilaku seksual, semuanya berciri laki-laki maka ia termasuk kategori laki-laki normal, (2) Bila laki-laki biologis ini mempunyai identitas seksual, identitas gender, orientasi seksual berciri laki-laki, sedangkan perilaku seksual berciri perempuan maka ia termasuk kategori spt layaknya Tessy atau Aming (3) Bila laki-laki biologis ini mempunyai identitas seksual, identitas gender berciri laki-laki, sedangkan orientasi seksual dan perilaku seksual berciri perempuan maka ia termasuk kategori homoseksual (4) Bila laki-laki biologis ini mempunyai identitas seksual berciri laki-laki, sedangkan identitas gender, orientasi seksual dan perilaku seksual, berciri perempuan maka ia termasuk kategori transvetisme (5) Bila laki-laki biologis ini mempunyai identitas seksual, identitas gender, orientasi seksual dan perilaku seksual, semuanya berciri perempuan maka ia termasuk kategori transeksual. Demikian juga berlaku sebaliknya untuk yang perempuan.


Leave a comment