Sindroma Somatisasi

By

1–2 minutes

To read

soma01.jpg

Sindroma somatisasi mempunyai gejaka fisik berupa; (1) keluhan fisik bersifat multipel, samar-samar, berlangsung lama dan berubah-ubah, (2) keluhan bersifat poli-simptomatik kronis, karena menyangkut lebih dari 2 sistem organ (sensori-motor, gastro-intestinal, uro-genital, kardiovaskuler, respirasi), namun dalam dalam waktu bersamaan, (3) Patologi organ (-) dan mekanisme patofisiologik (-).

Gejala psikis-nya berupa (1) cara menyampaikan keluhannya secara dramatik dan detail sehingga ingin memberikan kesan darurat. Pasien biasanya membawa berbagai macam hasil pemeriksaan dan resep obat, (2) selalu merasa dirinya sakit-sakitan, (3) gejalatersebut di luar pengendalian volunter pasien (tidak mampu dikendalikan).

Farmakoterapi diberikan seminimal mungkin karena kemungkinan timbulnya penyakit iatrogenik besar sekali. Dukungan keluarga dan lingkungan penting sekali dalam rangka mengumpulkan data dan informasi otentik mengenai keluhan sakitnya, pemeriksaan yang pernah dilakukan sehingga memberikan umpan balik bahwa ada sesuatu yang lain dalam diri pasien. Perlu dibantu untuk menimbulkan pengertian pasien terhadap dirinya sendiri (insight).

Leave a comment

Ama Ndlovu explores the connections of culture, ecology, and imagination.

Her work combines ancestral knowledge with visions of the planetary future, examining how Black perspectives can transform how we see our world and what lies ahead.