psikiatri

  • Sindroma Stres Psikososial

    Gejala fisik berupa; (1) keluhan penurunan kondisi kesehatan umum, misalnya; sakit kepala, pegal linu, letih, lesu dsb, (2) gangguan tidur, penurunan kegiatan harian dan irama hidup yang tidak seperti biasanya. Gejala psikis berupa; (1) merasakan stres dan ketegangan pikiran dalam menghadapi masalah yang berat dan rumit, (2) merasakan kelelahan mental dan beban berat dalam menghadapi… Continue reading

  • Sindroma Nyeri Psikogenik

    Gejala fisik berupa; (1) Rasa nyeri hebat yang berkepanjangan, namun lokasi nyeri dan penyebarannya tidak sesuai dengan anatomi susunan saraf, (2) Patologi organ (-) dan mekanisme patofisiologik (-). Gejala psikis berupa; (1) muncul nyeri berkaitan dengan masalah psikologis tertentu (konflik), (2) pasien menghindari sesuatu aktivitas yang kurang menyenangkan, (3) pasien mendapat perhatian dan dukungan dari… Continue reading

  • Sindroma Malingering

    Sindroma malingering terdiri dari gejala fisik berupa; (1) dibuat sesuai keinginan dan kesadaran pasien (di bawah kendali volunter) dengan tujuan yang jelas yang dapat dikenali dari situasi lingkungannya (dalam rangka menghindari kewajibab tertentu yang ingin dihindari), (2) penyajian bentuk gejala dapat berupa; a) seluruhnya dibuat-buat, misalnya mengeluh nyeri perut yang hebat seperti kolik ginjal, b)… Continue reading

  • Sindroma Somatisasi

    Sindroma somatisasi mempunyai gejaka fisik berupa; (1) keluhan fisik bersifat multipel, samar-samar, berlangsung lama dan berubah-ubah, (2) keluhan bersifat poli-simptomatik kronis, karena menyangkut lebih dari 2 sistem organ (sensori-motor, gastro-intestinal, uro-genital, kardiovaskuler, respirasi), namun dalam dalam waktu bersamaan, (3) Patologi organ (-) dan mekanisme patofisiologik (-). Continue reading

  • Sindroma Psikosomatik

    Sindroma psikosomatik mempunyai gejala fisik berupa; (1) penyakit salah satu sistem tubuh yang paling rentan bagi pasien, misalnya; asma (sistem respiratorius), neurodermatitis (sistem integumentum), ulkus peptikum (sistem digestivus), artritis rematik (sistem muskuloskeletal), PJK dan aritmia (sistem kardiovaskuler), dan migrain (sistem neurologik). Pada sindroma psikosomatik ini dijumpai pula (2) patologi organ (+) dan (3) mekanisme patofisiologik… Continue reading

  • Sindroma Hipokondriasis

    Sindroma hipokondriasis mempunyai gejala fisik meliputi; (1) merasakan perubahan fisiologis tubuh yang menjadi alasan untuk berobat ke dokter, misalnya nyeri dada, nyeri pinggang, sakit kepala dll, (2) Patologi organ (-) dan mekanisme patofisiologik (-). Continue reading

  • Sindroma Konversi

    Sindroma konversi seringkali kita jumpai sehari-hari. Penderita mempunyai baik gejala fisik maupun gejala psikis. Gejala fisik berupa; (1) gangguan fungsi motorik/sensorik tunggal (seperti paralisis, afonia, kejang-kejang, parestesia), namun gejala-gejala ini sulit sekali dikaitkan dengan gambaran klinis penyakit tertentu. (2) biasanya gejala ini muncul berkaitan dengan peristiwa tertentu atau stimulus lingkungan, namun di luar kendali volunter… Continue reading

  • Sindroma Depresi

    Paling tidak seseorang manusia pernah mengalami minimal satu kali sindroma depresi di dalam kehidupannya. Sindroma depresi terdiri dari gejala fisik berupa; (1) ekspresi “mental pain” seperti; sakit kepala, sakit ulu hati, nyeri dada, low back pain. Gejala fisik lain berupa (2) gangguan fungsional seperti; insomnia, nafsu makan terganggu, gerak motorik melambat, cepat lelah dan letih.… Continue reading

  • Histeria-kah?

    Di UGD seringkali dijumpai penderita yang menunjukkan perilaku yang tidak sesuai dengan keadaan klinis yang sebenarnya, misalnya kejang-kejang namun tidak sesuai dengan pola kejang yang biasanya, contoh lainnya adalah pingsan tetapi tidak seperti pingsan yang sebenarnya. Hal ini dinamakan histeria. Bila berkaitan dengan kelumpuhan anggota gerak, maka dinamakan histeria paralisis. Bila berkaitan dengan pingsan, dinamakan… Continue reading

  • Sindroma Anxietas

    Sindroma anxietas ditandai dengan gejala-gejala kecemasan. Ada 4 inti gejala kecemasan yaitu gejala motorik, gejala otonomik, khawatir dan kewaspadaan berlebihan. (1) Gejala motorik meliputi: gemetar, muka tegang, nyeri otot, nyeri dada, letih, pegal, tics pada wajah, sakit kepala, sakit leher dan gejala lainnya yang berkaitan dengan fungsi otot. (2) Gejala otonomik berupa hiperaktivitas saraf otonomik… Continue reading